Pengertian dan Penulisan Wallahu a'lam

Posted by | Follow @romeltea

wallahu a'lam
Pengertian dan Penulisan Wallahu A'lam. Wallahu a'lam artinya dan Allah Lebih Tahu atau Mahatahu. Penulisan Wallahu a'lam yang benar adalah koma di atas setelah huruf "a" dan sebelum huruf "l" dalam kata "A'lam".

Jika penulisan komanya di atas sebelum huruf "a", maka artinya akan beda lagi.
  • 'Alam = 'ain - lam - mim
  • A'lam = alif - 'ain - lam - mim (lihat gambar)
Kata a'lam berakar kata 'alima yang artinya tahu atau mengetahui; a'lam artinya lebih mengetahui (atau Mahatahu jika ditujukan kepada Allah Swt), sebagaimana halnya makna akbar (lebih besar/mahabesar) dari kata kabir (besar) atau a'la (lebih tinggi/mahatinggi) dari kata 'ala (tinggi/atas).

Seringkali ada kesalahan dalam penulisan wallahu a'lam yaitu koma sebelum huruf "a" dalam kata "a'lam". Mungkin karena ketidakcermatan saja dalam penulisan karena maksudnya adalah wallahu a'lam.

Kata atau ungkapan wallahu a'lam biasanya dituliskan di bagian akhir naskah agama (keislaman). Coba saja Anda cek artikel-artikel keagamaan (keislaman), maka banyak yang diakhiri dengan wallahu a'lam. Hal itu sebagai ekspresi pengakuan sang penulis bahwa isi tulisannya belum tentu benar, atau tidak benar mutlak, karena hanya Allah SWT-lah yang "Mahatahu" akan kebenarannya. Makanya, seringkali wallahu a'lam ditambah kata bish-showabi yang artinya "benar" atau "kebenaran".

Wallahu a'lam bish-showabi/shawabi artinya "dan Allah Mahatahu kebenarannya".

Semoga ulasan tentang pengertian dan penulisan wallahu a'lam di atas juga benar karena saya bukan ahli bahasa Arab. Hanya tahu sedikit dan berusaha berbagi dengan yang belum tahu sama sekali. Topik ini juga pernah saya bahas di "blog resmi" saya: Hati-Hati Menuliskan Wallahu a'lam. Semoga bermanfaat. Amin! Wallahu a'lam bish-showab.*

» Thanks for reading Pengertian dan Penulisan Wallahu a'lam

Tags: Jurnalistik
0 Komentar untuk "Pengertian dan Penulisan Wallahu a'lam"

No Spam, Please!

Back To Top