Menulis (Tidak) Bisa Bikin Kaya

Posted by | Follow @romeltea

menulis bikin kaya
APAKAH menulis bisa bikin kaya? Jawabnya: TIDAK! Yang bisa bikin kaya itu cuma dua: menjadi penguasa (pejabat) dan pengusaha (wirausahawan) sukses.

Jadi, jika Anda mau kaya, jadilah pejabat negara, jadi pejabat tinggi, minimal jadi anggota DPRD tingkat kota/kabupaten. Jamin, Anda akan kaya!

Jika mau kaya, jadilah pengusaha atau wirausahawan sukses, jamin Anda akan kaya!

Jadi penulis bisa kaya? Tidak! Kecuali tulisan Anda dimuat setiap hari di sebuah media dan dibayar minimal Rp500 ribu per tulisan, maka penghasilan Anda 30x500 ribu = Rp15 juta per bulan. Nah, kira-kira sama tuh dengan penghasilan seorang anggota DPRD. Btw, penghasilan 15 juta per bulan sudah bisa disebut kayak 'gak ya....?

Kembali soal menulis (tidak) bisa bikin kaya. Jadi penulis bisa kaya, jika buku yang Anda tulis jadi "best seller" beneran (maksudnya beneran? Ya... bisa aja ada buku yang di-"pura-pura best seller"-kan oleh penerbitnya biar laku... ^_^). Harga buku Anda, misalnya Rp50 ribu. Royalti 10%. Jadi penghasilan Anda dari buku itu Rp5 ribu per eksemplar buku yang terjual. Nah, kalo jadi best-seller alias laku banget, misalnya terjual hingga 10.000 eksemplar, maka royalti Anda 5 ribu x 10.000 jadi "lima ribu puluh ribu", ups, 500.000.000 juta!

Jadi, kesimpulannya? Kesimpulannya.... menulis tidak bisa membuat kaya penulisnya, jika tulisannya tidak ada yang bayar, atau bayarannya kecil, atau royalti bukunya kecil.

Maka, bagi Anda yang ingin kaya, jangan ada pikiran bisa kaya lewat menulis deh, sono jadi pejabat atau pengusaha saja, jangan jadi penulis.

Penulis di Indonesia mah masih satu-dua yang bisa dibilang kaya dengan menulis. Ada unsur "keberuntungan" bahkan "kebetulan" juga. Banyak faktor yang membuat "kebanyakan" penulis di Indonesia belum bisa kaya dengan menulis, di antaranya budaya baca dan budaya beli buku masih rendah, diperparah dengan mahalnya harga kertas dan harga buku, dan lebih diperparah lagi jika penerbit bukunya curang, tidak jujur, dan "ogah-ogahan" memberi hak royalti kepada penulisnya.

O ya, ini posting bukan buat nurunin semangat menulis ya. Ini mah soal kaitan antara menulis dan kekayaan. Kekayaan di sini pun dalam arti materil. Kalo soal kekayaan hati (ghinan nafsi), penulis jagonya! Wasalam. (Visit my official blog: www.romeltea.com).*

» Thanks for reading Menulis (Tidak) Bisa Bikin Kaya

2 Komentar untuk "Menulis (Tidak) Bisa Bikin Kaya"

Ingat Aja, Nggak Ada Yang Nggak Mungkin di dunia Ini Saudara :-)

lo harus lihta kenyaataan tapi gw setuju bro,emank nih si indo gak bisa kaya... karena apa.. manusia nya terlalu egois... satu sama lain. gak mau tau hasil karya orang lain. jadi ya percuma menjadi penulis di indonesia. hemb

No Spam, Please!

Back To Top