July 31, 2012

Kajian Ulil Albab DDHK: MC Itu Star Maker

Romel Tea July 31, 2012

DDHK News, Hong Kong — Salah satu kewajiban Master of Ceremony (MC) adalah membuat narasumber atau bintang tamu terkenal di depan hadirin. MC itu “star maker, not star”. Ia berkewajiban memperkenalkan narasumber, bukan dirinya yang justru ingin menonjol dalam acara yang sedang berlangsung.
Demikian dijelaskan pakar komunikasi asal Bandung, ASM. Romli alias Kang Romel di depan jamaah kajian rutin dan buka bersama yang diadakan Ulil Albab (UA) Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK), Ahad (22/7), di Victoria Park, Causeway Bay, Hong Kong. Sebelumnya, Kang Romel mengisi pelatihan komunikasi sesi pertama (jurnalistik/writing) di Masjid Ammar Wan Chai pkl. 10.00-15.00.

“Hindari penggunaan kata-kata yang bertele-tele. Semua acara itu butuh MC, komando, secara garis besarnya. Termasuk tindakan kita, komandonya itu hati kita,” paparnya kemudian dilanjutkan penjelasan tentang sepuluh materi yang harus dikuasai MC.

Pertama, yaitu aba-aba, “signal to start”, kedua mengucapkan salam, ketiga menyapa hadirin, khususnya tamu spesial seperti pemateri, keempat perkenalkan diri (introduce yourself), kelima menyebutkan nama dan tujuan acara, keenam menyeebutkan susunan acara, ketujuh memperkenalkan pembicara (introducing the speaker), kedelapan “bridging” atau merangkaikan acara ke acara berikutnya, kesembilan pra-closing berisi ucapan terima kasih, dan kesepuluh penutup.

Acara dimulai jam 05.30 sore hingga waktu berbuka tiba pukul 19.11. Jamaah tampak sangat antusias menyimak materi, termasuk mereka yang duduk berlibur di sekitar lokasi. Turut hadir Ustadzah Noor Afifah Fauzi, Ustadz Kiki (SDSB), dan Ustadz Abu Syadza (pakar Thibbun Nabawi).

Acara ditutup dengan doa bersama oleh Ustadz Kiki (DDHK) dan peresmian Victoria Club Hong Kong (VCHK), buka bersama, dan sholat tarawih.

“Semoga dengan acara yang digelar setiap sore ini semakin memotivasi semangat syiar dakwah, mempererat ukuwah dan menambah wawasan bagi teman BMI pada umumnya, dan laskar Ulil Albab pada khususnya,” ujar Ketua UA DDHK, Yuni Shandriya Ratmoko. (Anita Sri Rahayu/ddhongkong).*

No comments:

Post a Comment

No Spam, Please!